Bismillahirrahmanirrahim

PENJAJAH DATANG DAN MASUK MELALUI EKONOMI

Penjajah pertama datang dan masuk melalui perdagangan dan Ekonomi, secara sistematis sedikit demi sedikit Penjajah menguasai pos pos penting gerak Perekonomian di Nusantara pada masa itu. Meskipun mereka menjajah bukan berarti Mereka tidak mengadakan aktifitas Pembangunan di negeri Jajahannya yaitu Nusantara. Penjajah justru lebih giat membangun negeri Jajahannya, Namun semua Pembangunan yang diprogramkan dan dilaksanakan bertujuan TIDAK untuk membuat/menjadikan Pribumi atau penduduk Jajahan menjadi sejahtera. Pembangunan yang Mereka jalankan semata mata lebih utama untuk MEMENUHI HAJAD PENJAJAH yaitu dalam rangka untuk lebih mempermudah dan memperlancar usaha Mereka, agar dapat lebih besar mengeruk kekayaan, mengambil keuntungan dan memanfaatkan sumber daya alam dan sumber daya manusia Nusantara pada saat itu, dengan sebesar besarnya untuk dibawa ke negara Penjajah, serta untuk mengokohkan cengkeraman kuku Imperialisme (Penjajahan) di Nusantara.
Banyak sekali hasil Pembangunan yang dilakukan oleh Penjajah di bumi Nusantara pada masa itu, yang hingga sekarang masih terlihat jelas. Misalnya Jalan Raya Anyer sampai Panarukan, Rel dan jalur Kereta api, Jembatan jembatan, Bendungan, Waduk, Sekolah, Museum, Pintu Air, hotel, Kota tua, Pelabuhan, dan lain lain, yang mana semua itu membuat bangsa Nusantara pada saat itu dibuat maju dalam infrastruktur dan pembangunan tetapi sangat lemah dalam KEDAULATAN. Nusantara hanya nama tetapi kekuasaan yang memiliki adalah HINDIA BELANDA.

Jika semua Pembangunan itu dianggap merupakan suatu tolok ukur keberhasilan dan kemajuan bagi rakyat Nusantara saat itu, tentu tidak ada Gelora Kebangkitan untuk INDONESIA MERDEKA. Kenyataannya meskipun Pembangunan berjalan pesat, rakyat Nusantara tetap susah, sehingga rakyat berjuang mengangkat senjata demi KEDAULATAN bangsa dan Negaranya. Pembangunan yang dilakukan oleh Penjajah itu merupakan suatu TIPU DAYA dan politik penjajah yang tidak benar benar untuk membuat rakyat Nusantara sejahtera. … Akhirnya KESADARAN pentingnya KEMERDEKAAN bangkit di setiap dada putra putri Rakyat Indonesia. Kemudian dengan Semangat Kekeluargaan dan GOTONG ROYONG seluruh rakyat Indonesia BERSATU berjuang mengusir Penjajah, dan atas rahmat Allah Yang Maha Esa, INDONESIA MERDEKA pada tanggal 17 Agustus 1945.

Kemerdekaan Lahirnya Indonesia sudah tercapai pada tanggal 17 Agustus 1945, namun dalam perjalanannya bangsa Indonesia bukannya semakin dewasa dan matang dalam kehidupan bernegaranya, tetapi malah semakin ketergantungan. Slogan INDONESIA BERDIKARI yang disemboyankan oleh PRESIDEN PERTAMA INDONESIA Ir. SUKARNO hanya seperti kata kata yang tak bernyawa. Karena terbukti hingga saat ini Indonesia semakin lemah tak berdaya, UTANG semakin menumpuk dan semakin KETERGANTUNGAN PADA INVESTASI ASING dalam membangun dan mengelola negara.

Hendaknya tidak terkecoh oleh tipu daya Penjajah model baru yang seperti membantu dan membuat Indonesia maju, membangun segala infrastruktur dan sarana yang lain, padahal tujuannya ingin menguasai dan menjajah Indonesia melalui PERDAGANGAN dan EKONOMI yaitu melalui UTANG dan INVESTASI ASING.
“Jangan sampai Indonesia kehilangan KEDAULATAN untuk yang kedua kali.”

PENJAJAH masuk INDONESIA melalui Perdagangan dan EKONOMI.
Penjajah dahulu bernama VOC, dan kini bernama UTANG dan INVESTASI ASING.
Dahulu VOC membelenggu bangsa NUSANTARA, kini INDONESIA terbelenggu UTANG dan INVESTASI ASING.

"Tidak seorangpun yang menghitung-hitung berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno)

... SELAMATKAN dan BEBASKAN bangsa INDONESIA dari UTANG turun temurun berkepanjangan dan dari Ketergantungan INVESTASI ASING dalam membangun negara, dengan BERSATU, BERJAMAAH dan BerGOTONG ROYONGnya segenap UMAT dan RAKYAT INDONESIA BERSEDEKAH kepada NEGARA.

"PENDAHULU telah berbuat KASIH SAYANG dan ADIL, dengan MEWARISKAN KEMERDEKAAN UNTUK KITA. MARILAH KITA juga berbuat KASIH SAYANG dan ADIL, dengan MEWARISKAN KEMANDIRIAN UNTUK GENERASI BANGSA MASA DEPAN ."

INDONESIA MAMPU BERDIKARI TANPA UTANG DAN INVESTASI ASING.
Di sini solusinya :
http://indonesiabaru19.blogspot.com
http://sutomo1.com


Bismillahirrahmanirrahim.

Cerita SIANG ini.
PERTARUNGAN GARUDA DAN 9 NAGA terjadi di Negeri Antah Berantah.

Akan DIPERLIHATKAN MANA YANG MENCINTAI TANAH AIR YANG SESUNGGUHNYA DAN MANA YANG TIDAK.

GARUDA AKAN MENEMUKAN KEMBALI KEPALANYA. SEBAGAIMANA KEBENARAN MENEMUKAN SENDIRI PELAKUNYA.

JIKA ADA PENGKHIANAT BANGSA, TENTU DIBANGKITKAN PULA PEJUANG DAN PAHLAWAN BANGSA.

GARUDA AKAN MEROBEK-ROBEK PERUT DAN MENGHANCURKAN KEPALA SEMBILAN (9) NAGA.

BENTENG BENTENG TIRANI YANG DIBANGUN OLEH 9 NAGA AKAN DIHANCURKAN OLEH GELOMBANG PERSATUAN RAKYAT JELATA.

(DUA) KEKUATAN (GARUDA DAN 9 NAGA) BERTARUNG, KEKUATAN 9 NAGA BINASA OLEH KEKUATAN GARUDA, NEGERI ANTAH BERANTAH AKAN KEMBALI KE ANGKA (NOL), KEMUDIAN GARUDA BANGKIT DAN MEMBANGUN LAGI MULAI DARI (SATU) MENUJU (TUJUAN), KEMBALI KE JATI DIRI BANGSA.

Selesai
.......................................................................

Ini Untuk INDONESIA TANAH AIR JAYA SAKTI

TIDAK AKAN PERNAH MAMPU MENJADI BANGSA YANG BERDIKARI, JIKA DALAM MEMBANGUN NEGARA DENGAN CARA TERUS MENDATANGKAN DAN MENGANDALKAN UTANG LUAR NEGERI DAN INVESTASI ASING. (Sutomo)

JANGAN HARAP BISA TERBEBAS ATAU MERDEKA DARI ADANYA INTERVENSI (CAMPUR TANGAN) ASING, JIKA DALAM MEMBANGUN NEGARA DENGAN CARA TERUS MENDATANGKAN DAN MENGANDALKAN UTANG LUAR NEGERI DAN INVESTASI ASING. (Sutomo)

BERSATU KITA MAMPU, MAJU BERSAMA KITA JAYA. (Sutomo)

SELAMATKAN dan BEBASKAN bangsa INDONESIA dari UTANG turun temurun berkepanjangan dan dari Ketergantungan INVESTASI ASING dalam membangun negara, dengan BERSATU, BERJAMAAH dan BerGOTONG ROYONGnya segenap UMAT dan RAKYAT INDONESIA BERSEDEKAH kepada NEGARA.

"PENDAHULU telah berbuat KASIH SAYANG dan ADIL, dengan MEWARISKAN KEMERDEKAAN UNTUK KITA. MARILAH KITA juga berbuat KASIH SAYANG dan ADIL, dengan MEWARISKAN KEMANDIRIAN UNTUK GENERASI BANGSA MASA DEPAN ."

INDONESIA MAMPU BERDIKARI TANPA UTANG DAN INVESTASI ASING.
Di sini solusinya :
http://indonesiabaru19.blogspot.com
http://sutomo1.com


Translate


Download Artikel 1


Download Artikel 2


Profil Penulis

Nama : Sutomo
Tpt/tgl lhr : Boyolali 07 Nopember 1970
Pendidikan : SMA
Pekerjaan : Berkarya
Agama : ISLAM
Hp : 0812-1946-6719
Tentang Sutomo
Cukuplah Aku menjadi manusia yang selalu ingat dan menjalankan apa yang telah Aku ikrarkan di hadapan Allah Yang Maha Suci, ketika Aku bersyahadat berjanji setia untuk menjadi manusia yang terpuji

Artikel Lainya





~~ Di izinkan Mengcopy Paste Artikel Website dan Menyebar luaskan Artikel sumber Artikel www.sutomo1.com  Di baca di renungkan dan dipahami ~~